Peer Review Process

JPRA: Jurnal Pengabdian Ranah Andalas menerapkan proses Double Blind Peer Review untuk memastikan kualitas, objektivitas, dan integritas setiap artikel yang diterbitkan. Identitas penulis dan reviewer dirahasiakan selama proses review.

1. Editorial Screening

Setiap naskah yang masuk akan diperiksa oleh editor untuk memastikan kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup JPRA, format penulisan, kelengkapan naskah, serta aspek awal terkait etika publikasi. Naskah yang tidak memenuhi persyaratan dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak pada tahap awal.

2. Penunjukan Reviewer

Naskah yang lolos pemeriksaan awal akan dikirim kepada sekurang-kurangnya dua reviewer yang memiliki kompetensi sesuai dengan topik dan bidang pengabdian yang dibahas dalam naskah.

3. Proses Double Blind Review

Reviewer menilai naskah tanpa mengetahui identitas penulis. Penulis juga tidak mengetahui identitas reviewer. Penilaian meliputi:

  • Relevansi dan kejelasan permasalahan mitra.
  • Kebaruan dan relevansi kegiatan pengabdian.
  • Ketepatan metode pelaksanaan.
  • Kesesuaian sasaran dan karakteristik mitra.
  • Kejelasan hasil dan capaian kegiatan.
  • Dampak dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
  • Kualitas pembahasan dan kesimpulan.
  • Kualitas referensi dan penulisan ilmiah.

4. Keputusan Review

Berdasarkan hasil review, editor dapat mengambil salah satu keputusan berikut:

  • Accept: naskah diterima tanpa perbaikan atau dengan perbaikan minor.
  • Minor Revision: naskah memerlukan perbaikan kecil.
  • Major Revision: naskah memerlukan perbaikan substansial.
  • Reject: naskah tidak dapat diterima untuk diterbitkan.

5. Revisi Naskah

Apabila diperlukan revisi, penulis wajib memperbaiki naskah berdasarkan komentar reviewer dan mengirimkan kembali naskah melalui sistem OJS. Penulis juga diharapkan memberikan tanggapan terhadap setiap komentar reviewer.

6. Keputusan Akhir

Editor akan mengevaluasi hasil revisi dan rekomendasi reviewer sebelum menetapkan keputusan akhir. Keputusan penerimaan artikel merupakan kewenangan editor berdasarkan kualitas naskah, hasil review, dan kesesuaiannya dengan standar publikasi JPRA.

7. Kerahasiaan dan Etika Review

Seluruh proses review dilakukan secara rahasia. Reviewer wajib memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, dan berdasarkan aspek akademik. Reviewer tidak diperkenankan menggunakan, menyebarluaskan, atau memanfaatkan informasi dari naskah yang sedang ditinjau untuk kepentingan pribadi.

JPRA berkomitmen menerapkan proses peer review yang objektif, transparan, dan berintegritas untuk menjaga kualitas publikasi dan kontribusi ilmiah artikel Pengabdian kepada Masyarakat.